Wakil Ketua DPRD DKI Minta Polisi juga Jerat Pelanggan dan PSK

0

Detik, Jakarta – Terungkapnya berbagai modus praktik prostitusi via jejaring sosial membuat polisi giat ‘memberantas’ praktek tersebut. Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana berpesan agar pihak berwajib tidak luput melakukan pengawasan terhadap praktek prostitusi terselubung di berbagai tempat hiburan malam Ibu Kota.

“Kalau menurut saya pengawasan dari pihak berwenang baik pemberi izin, Pemprov DKI, penegak hukum dan kepolisian (penting) agar tidak terjadi prostitusi terselubung. Sebab, dampak negatifnya makin banyak,” kata pria yang akrab dipanggil Bang Sani, Selasa (12/5/2015).

Menanggapi perlu atau tidaknya Indonesia mencontoh pola UU Swedia dalam mengatasi praktek prostitusi dengan cara memberi hukuman berat kepada germo dan pengguna jasa, Sani memiliki pandangan tersendiri. Menurutnya, sang perempuan yang menjajakan tubuhnya alias PSK-nya juga harus diberi hukuman berupa binaan sosial.

“Harus ketiga belah pihak itu, PSK juga dihukum. Prinsipnya kan prostitusi tidak akan berjalan tanpa ada 3 pihak ini, makanya sanksi yang diberikan harus melibatkan ketiga belah pihak ini. Tapi masalah pembinaan dan pencegahan juga harus dilakukan baik kepada PSK mapun pria ‘hidung belang’,” jelas politikus PKS tersebut.

 

 

Berita Selengkapnya !

Tuliskan komentar Anda..