Survei PKS: Anies – Sandi Ungguli Ahok – Djarot, Selisih 3 Persen

0

Liputan6, Jakarta – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Sohibul Iman mengatakan, hasil Pilkada DKI 2017 akan mempengaruhi pemilihan kepala daerah lainnya yang akan digelar pada 2018.

“Tentunya hasil Pilgub DKI Jakarta akan mempengaruhi dinamika sejumlah pilkada di daerah lainnya yang akan digelar pada 2018 seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan lainnya,” katanya usai Temu Kader PKS se-Kota Depok di Depok, Minggu, 16 April 2017.

Dikutip dari Antara, Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan digelar pada 19 April 2017 diikuti dua pasangan, yaitu Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

Pilkada serentak akan dilakukan pada 2018 di 171 daerah, di antaranya di 17 provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sohibul berharap warga yang tinggal di Depok namun masih memiliki KTP DKI Jakarta atau pun sanak keluarga kader PKS yang punya KTP DKI Jakarta untuk turut serta memberikan suara bagi pasangan Anies-Sandi.

“Kita akan dorong mereka untuk menggunakan hak pilihnya demi Jakarta yang lebih baik. Kami menyediakan relawan penggerak agar warga menggunakan hak pilihnya dalam demokrasi,” ujar Sohibul.

Menurut dia, untuk hasil survei yang dilakukan tim pemenangan Anies-Sandi, pasangan tersebut mengungguli pasangan Ahok-Djarot dengan selisih 3 persen. “Kami harap hasil Pilgub 19 April hasilnya kemenangan bagi Anies-Sandi,” kata dia.

Sohibul mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan sumbangan suara bagi pasangan yang diusung PKS dan Gerindra tersebut, karena sudah menjadi warga Depok. Namun, dia nanti akan memberikan suara pada Pilgub Jawa Barat.

Dia mengatakan, jika Pilgub DKI Jakarta telah usai, pihaknya akan fokus pada Pilkada 2018 seperti di Jawa Barat. “Sekarang kami fokus dulu di Jakarta. Selanjutnya kami akan mengambil langkah serius Pilgub Jabar dan lainnya,” ujar dia.

 

 

Berita Selengkapnya!

Tuliskan komentar Anda..