Siapkan Imbalan untuk Informan, Kader PKS Lacak Pelaku Pembunuhan Neysa

0

Tribun Kaltim – DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Timur berduka mendalam atas ditemukannya Neysa Nur Azlya binti Fathurrahman, bocah perempuan usia 4 tahun, dalam keadaan tak bernyawa.

PKS pun menerbitkan maklumat, yang salah satunya berisi imbauan kepada warga untuk melaporkan keberadaan tersangka pembunuh Azly. PKS pun akan menyiapkan imbalan yang sepantasnya.

Berikut maklumat PKS yang dikutip Tribunkaltim.co dari laman Facebook Ketua DPD PKS Kutai Timur, Ahmad Supriyadi, Senin (11/7/2016). Maklumat tersebut diterbitkan atas nama Ketua DPW PKS Kaltim, Masykur Sarmian.

MAKLUMAT

DPW PKS Kalimantan Timur turut berduka yang mendalam atas ditemukannya Ananda NEYSA NUR AZLYA binti Fathurrahman/5 Tahun, dalam keadaan TAK BERNYAWA pada Minggu 10 Juli 2016. Setelah hilang sejak tanggal 7 Juli yang lalu. Diduga dibunuh dibantai dan dibakar secara biadab oleh Manusia yang sangat biadab.

Selanjutnya DPW PKS Kalimantan Timur menyampaikan sukap sebagai berikut :

1. Mengutuk Keras tindak kekerasan, Penculikan, Pembunuhan, Pembantaian dan Pembakaran kepada anak yang tidak berdosa atas nama apapun dan karena alasan apapun

2. Mendesak kepada Pemerintah baik Propinsi KALTIM ataupun Pemerintah Kabupaten Kutim untuk proaktif mengusut sampai tuntas hingga menemukan otak intelektual dan pelaku utama tindakan keji ini, Agar Rakyat terayomi dan merasakan bahwa Pemerintah hadir ditengah tengah mereka. Dan supaya tak terulang lagi kejadian serupa dimasa masa mendatang.

3. Meminta dan mendukung Aparatur Kepolisian bekerja secara profesional mengusut dan menemukan otak intelektual dan atau pelaku utama atas tindakan biadab ini dan menindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

4. Kami himbau kepada Pelaku Utama tindakan biadab ini segera menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib dalam waktu 2×24 Jam. Atau kalau tidak saudara sudah dalam pengawasan Kader PKS se Kaltim, dimana Foto anda sdh tersebar dimana mana dan sebelum anda dibayang2i rasa takut dan bersalah atas tindakan jahat anda.

5. Kepada masyarakat yang mengetahui pelakunya mohon melaporkan kepada kami atau kepada Kantor PKS dimana saja berada, baik langsung atau tak langsung dan selanjutnya akan kami berikan imbalan sepantasnya.

6. Kami berharap kepada Kedua Orang tua Korban dari Nanda NEYSA NUR AZLYA, Semoga Alloh berikan Kesabaran, Ketabahan dan Kekuatan dalam menghadapi Ujian yang sangat berat ini dan kelak Alloh pasti akan Memuliakan serta Meninggikan derajat keluarga ini… Teriring Doa dan Harapan Semoga ada hikmah Agung di balik musibah ini…

Innalillahi wainna ilaihi roojiuun…

Samarinda 10 Juli 2016
Wassalam,
DPW PKS KALTIM,
Ketua Umum

H. MASYKUR SARMIAN, MM

Ditemukan Terbakar

Neysa Nur Azlya, bocah perempuan berusia 4 tahun yang menghilang sejak Kamis (7/7/2016) siang, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (10/7/2016).

Jasadnya ditemukan di perbukitan Desa Benua Baru Ulu, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, dalam kondisi membengkak dan tubuh bagian atas terbakar.

Seorang kerabat korban, yang menolak namanya dicantumkan dengan pertimbangan kekeluargaan, mengatakan pada Minggu (10/7/2016) pagi, warga kembali menyisir ulang kawasan desa untuk mencari Azly, panggilan bocah tersebut.

Penyisiran dilakukan secara lebih luas dan lebih teliti. Sekitar pukul 10.55 Wita, warga menemukan jasadnya di perbukitan yang biasa dijadikan sirkuit motor trail, sekitar 1 kilometer dari rumah Azly.

Saat ditemukan, jenazah berada di bawah tumpukan bekas bakaran sabut dan daun kelapa. “Jasadnya terbakar dari kepala sampai pinggang. Wajahnya sudah tidak dikenali lagi dan badannya sudah berulat. Kemungkinan besar pelaku membakar dari bagian kepala,” katanya.

Usai ditemukan, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Kedua orangtua korban maupun keluarganya pun berlinangan air mata karena duka mendalam. Sekitar pukul 15.00 Wita jasadnya dimandikan, untuk kemudian dikafani, dishalatkan.

Azly dimakamkan setelah shalat Ashr. Ayahnya yang langsung meletakkan jenazahnya di liang lahad.

“Kedua orangtua korban sudah mengikhlashkan kepergian anaknya. Mereka juga tidak mau anaknya diotopsi. Karena harus dilakukan di Samarinda, dan bakal makan waktu sekitar tiga hari. Jadi tadi polisi hanya melakukan visum luar (et repertum),” katanya.

Pihak keluarga pun menyerahkan persoalan perburuan pelaku kepada pihak kepolisian. “Tadi Kasat Reskrim Polres juga tiba di lokasi,” katanya, sembari berharap pelaku dapat segera diciduk.

Tetangga yang tinggal tepat di depan rumah korban, berinisial IJ, yang kini menghilang, diduga kuat menjadi dalang dibalik hilangnya bocah warga Jalan Imam Bonjol, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur tersebut.

IJ diketahui memang akrab dengan Azly dan keluarganya. IJ sering shalat di masjid. Saat Ramadhan lalu, ia juga sering membangunkan keluarga Azly untuk sahur. IJ juga diketahui merupakan binaan Fathur, ayah Azly, yang merupakan seorang ustadz dan Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Sangkulirang.

“Kami tidak bisa menuduh sembarangan. Namun fakta yang ada dan keterangan dari saksi yang melihat, bahwa sebelum menghilang, Azly diketahui bersama IJ. IJ pun diketahui berbohong saat mengembalikan motor Pak Fathur,” ujarnya.

Tuliskan komentar Anda..