Politikus PKS Berharap Papua Tak Bernasib Sama dengan Timor-Timur

0

Metrotvnews.com, Jakarta – Dibebaskannya jurnalis asing yang hendak melaksanakan tugas jurnalistik di Papua oleh Presiden Jokowi, menimbulkan kekhawatiran. Sebab Indonesia memiliki sejarah melepas Timor-Timur. Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menuturkan bisa saja Papua bernasib sama dengan Timor-Timur.

“Kalau presiden sipil dahulu melepas Timor Timur, jangan sampai presiden sipil yang sekarang juga ‘melepas’ Papua”, kata Sukamta di dalam pesan elektroniknya, Selasa (12/5/2015).

Dia mengatakan tidak ada jaminan bahwa jika pers asing masuk ke Papua akan memberikan kabar positif. Termasuk melakukan pemberitaan secara cover both side sesuai dengan etika jurnalistik.

“Sederhananya, jika saat masih dibatasi saja, banyak berita asing yang melanggar prinsip-prinsip jurnalisme dan menyudutkan Indonesia di mata dunia, apalagi jika dibebaskan sebebas-bebasnya,” tegas alumnus doktoral dari Manchester University UK ini.

Caleg PKS dari dapil Daerah Istimewa Yogyakarta ini menilai pernyataan Presiden Jokowi yang mencabut syarat ketat pers asing melakukan kegiatan jurnalistik di Papua, adalah sikap reaktif. Pasalnya, tindakan tersebut hanya merespons desakan dunia internasional atas ditangkapnya dua jurnalis Prancis, Thomas Dandois dan Valentine Bourrat, di Wamena, Papua, karena menyalahi izin tinggal.

“Pendekatan yang dilakukan Jokowi adalah pendekatan reaktif bukan substantif atau bisa jadi karena desakan dari dunia internasional. Karena ada dua pers Prancis yang ditahan karena meliput di Papua, Jokowi akhirnya mencabut syarat ketat bagi pers asing melakukan liputan di Papua,” paparnya.

Politikus PKS ini mendesak Presiden Jokowi untuk lebih mementingkan kesejahteraan masyarakat Papua terlebih dahulu. Sehingga, jika masyarakat Papua sudah baik secara ekonomi, maka masyarakat Papua sendiri yang akan menyampaikan kepada jurnalis asing bahwa pendekatan Jokowi berbeda dari sebelumnya.

 

 

Berita Selengkapnya !

Tuliskan komentar Anda..