PKS: Kalau Sayang Rakyatmu, Larang Mereka Masuk Indonesia Bawa Narkoba

0

Sindonews, Jakarta РWakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengkritik sejumlah negara yang protes terhadap pemberlakuan hukuman mati di Indonesia. Terutama, sejumlah negara yang tak sepakat warganya dieksekusi mati karena kasus narkoba.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, semestinya yang harus dilakukan negara-negara tersebut adalah melarang warganya membawa narkoba ke negara lain atau ke Indonesia.

“Kalau negara-negara tersebut sangat sayang dengan rakyatnya, semestinya jangan pernah bolehkan rakyatnya keluar dari negaranya dengan membawa bahan-bahan narkoba,” ujar Hidayat Nur Wahid , Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2015).

Sebab, lanjut dia, siapapun yang kedapatan membawa narkoba, baik warga negara asing atau warga negara Indonesia akan menjalani eksekusi mati di Indonesia.

“Kalau mereka membiarkan rakyatnya keluar dari negaranya (bawa narkoba), mereka harus tanggung jawab dong. Kok bisa mereka membiarkan rakyatnya bawa narkoba ke negara lain,” tutur anggota Komisi VIII DPR RI ini.

Sekadar diketahui, sepekan sebelum jadwal eksekusi terhadap para terpidana mati kasus narkoba muncul, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Ban Ki-moon menekan Indonesia agar menghentikan eksekusi. Melalui juru bicaranya, Ki-moon membuat pernyataan yang mengagetkan, yakni menganggap kejahatan narkoba bukan kejahatan serius.

Sehingga, Pemerintah Indonesia diminta tidak berlebihan dengan mengeksekusi para pengedar narkoba. Kemudian, Australia menjadi negara yang paling kerap berkomentar bernada tekanan pada Indonesia agar tidak mengeksekusi dua warganya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Australia telah mengancam untuk menyerukan warganya memboikot pariwisata Indonesia, terutama Bali untuk menentang eksekusi.

 

 

Berita Selengkapnya !

Tuliskan komentar Anda..