Pariwisata Yogyakarta Butuh Kontribusi Kampus ISI

0

PosKota, Jakarta — Pariwisata Yogyakarta minim dukungan akademisi kampus Institut Seni Indonesia (ISI), yang menjadi penyebab terbatasnya masa kunjungan wisatawan. Padahal, kota pendidikan dan seni itu sudah dikenal dunia setelah Bali.

Kondisi itu membuat prihatin Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Kharis Almasyhari. Katanya, kemasyhuran Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata domestik dan mancanegara tidak sebanding dengan pergerakan masa kunjungan wisatawan terutama turis asing. Para turis hanya berkunjung seharian lalu kembali atau pergi lagi keesokan hari.

“Potensi wisata Yogyakarta sudah mumpuni hanya saja belum digali maksimal,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu saat dihubungi wartawan.

Padahal, katanya, potensi maksimal itu bisa dikerjasamakan antara pemerintahan setempat dengan kampusi ISI sebagai gudang seni dan kawah candradimukanya seniman.

 

 

Berita Selengkapnya!

Tuliskan komentar Anda..