Kapolri dan Komnas HAM Harus Usut Dugaan Penyiksaan WNI

0

PKS, Jakarta – Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera, Almuzzammil Yusuf mendesak agar Kapolri dan Komnas HAM segera menyelidiki kebenaran video dugaan penyiksaan warga negara Indonesia yang tersebar di media sosial.

“Itu video penyiksaan sadis dan biadab jelas melanggar HAM. Kapolri bersama Komnas HAM Indonesia harus segera menyelidiki siapa pelaku dan korban, dimana, mengapa dan kapan peristiwa penyiksaan sadis seperti ini terjadi,” kata Muzzammil di Gedung DPP PKS Jakarta, Senin (7/3/2016).

Menurut Muzzammil, perbuatan tersebut melanggar UUD 1945 Pasal 28G yang menjamin setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia.

‚ÄúTermasuk melanggar UU No. 39 Tahun 199 Tentang HAM Pasal 33 bahwa setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan, penghukuman atau perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, merendahkan derajat dan martabat kemanusiaannya,” terangnya.

Menurut Muzzammil, patut diduga penyiksaan sadis tersebut korbannya adalah warga negara Indonesia.

 

 

 

Berita Selengkapnya!

Tuliskan komentar Anda..