Fahri Hamzah: Riau Harus Kelola Infrastruktur Olahraga

0

PKSiana, Pekanbaru – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menggelar pertemuan dengan Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman di ruang rapat kantor Gubernur Riau dan dihadiri beberapa kepala SKPD terkait, Selasa (29/3).

Dalam kunjungan ke Pekanbaru, Fahri Hamzah meminta supaya Riau dapat lebih serius memanfaatkan infrastruktur olahraga yang sudah dimiliki. Seperti Stadion Utama Riau, atau venue penyelenggaraan olahraga lainnya yang dimiliki dengan menggunakan anggaran rakyat.

Jika Provinsi Riau berkeinginan menggali sumber pendapatan dari sektor non migas, seperti pariwisata, sudah sepatutnya mulai menggali potensi dari bidang olahraga. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab Riau sebagai tuan rumah PON XVIII tahun 2012 lalu memiliki segala fasilitas dan infrastruktur olahraga yang terbaik.

Sehingga tak ada salahnya jika dikelola dengan baik. Seperti menggelar berbagai event rutin olahraga berskala nasional maupun internasional. Yang juga dinilai Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dapat mendatangkan pendapatan dari sektor non migas. Bisa dilakukan jika memang Riau berkomitmen melakukan perubahan dalam kemajuan daerahnya dari kekayaan sumber daya alam (SDA) kepada peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Jangan biarkan terlalu banyak yang mangkrak. Makanya saya sebut republik mangkrak, Di Riau juga, jangan seperti proyek Hambalang. Memang salah satu penyebabnya karena ada ancaman dalam proses penegakan hukum,” kata Fahri usai melakukan pertemuan dengan Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman kemarin.

Di legislatif sekarang, dia terus mendorong regulasi dalam pemerintahan. Di mana jika ada kesalahan, karena penegakan hukum menghentikan pembangunan, maka mulai sekarang tidak seharusnya penegakan hukum menghentikan pembangunan. Dimana contoh yang bisa dilihat jelas terkait proyek pembangunan fasilitas olahraga hambalang yang menelan anggaran sampai Rp 2,5 triliun.

“Saya lihat Hambalang, seharusnya aparat penegak hukum agar bisa berkoordinasi dengan APBN. Sehingga betul-betul ada proses hukum yang berjalan dan pembangunan tetap bisa dilanjutkan.” Tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, kalau ada kaitan dengan keputusan dipusat, khususnya bagi pemanfaatan infrastruktur dan sarana prasarana olahraga di Provinsi Riau, Fahri berjanji akan mengundang langsung pemda dan menteri terkait untuk berbicara kelanjutan pembangunan pusat olahraga yang ada di Riau.

Mengawali pertemuan dengan wartawan kemarin, Fahri Hamzah menyebut dirinya merupakan sahabat Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat masih berada di Komisi VII DPR RI. Di mana salah satu produk yang dihasilkannya ketika itu adalah UU Antariksa. Kedatangan kemarin, lanjutnya guna berdiskusi dengan pejabat daerah, karena banyak hal menarik terkait kehendak dan keinginan pemda.

DPR RI, lanjutnya, sekarang terus merancang satu transisi pengelolaan pemerintahan berbasis dari mindset (pola pikir) yang selama ini dari SDA ke SDM. Seperti Riau menjadi sebuah kota jasa, kota cerdas dan kota pariwisata berbasis SDM. Hal ini menurutnya tentu memerlukan perubahan infrastruktur.

“Saya siap membantu menyiapkan konsep bagaimana agar perlahan infrastruktur betul-betul termanfaatkan dengan baik. Infrastruktur olahraga kita punya, seharusnya bisa dikenal sebagai kota penyelenggaraan iven nasiaonal dan olahraga,” tegasnya.

Seperti yang dilansir oleh riaupost, Guna mewujudkan hal tersebut, dia meminta Pemprov Riau membuat proposal. Dalam pertemuannya kemarin juga dibahas soal BPJS, RTRW dan runway bandara SSK II Pekanbaru.

“Khusus ini saya nanti membantu untuk berbicara dengan AP II dan kementerian terkait. Riau sudah harus jadi airport kelas satu, agar setara dengan daerah lain. Agar bisa mengembangkan sektor jasa dalam menyiapkan pembangunan infrastruktur jasa,” lanjutnya.

Jika terdapat kendala, sambung Fahri, maka Pemprov Riau diharapkannya dapat berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Seperti terkait RTRW, di mana dia akan mengupayakan segera menindaklanjuti karena memang ada ke keputusan tentang RTRW Riau yang harus benar-benar jelas.

“Kalau tidak jelas maka akan merugikan daerah, jadi harus terus dikoordinasikan,” harapnya.

Sementara Plt Gubri H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan pihaknya turut memperhatikan venue olahraga dan akan menjadikan prioritas. Di mana melalui SKPD terkait dalam hal ini dispora Riau, memang sudah harus siap. Selain itu juga semua harus mengikuti aturan dalam membenahi aset-aset eks PON empat tahun lalu.

“Itu akan disiapkan. Kami akan kelola tentunya agar benar-benar bermanfaat,” ujar Plt Gubri.

 

Keterangan Foto : Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyerahkan cenderamata kepada Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman saat kunjungan kerja ke Pekanbaru, Selasa, (29/3/2016).

Tuliskan komentar Anda..