Fahri Hamzah Dorong Kepulauan Seribu Jadi Daerah Otonomi

0

PKSiana, Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendorong Kepulauan Seribu menjadi daerah otonomi. Daerah ini 11 kali lebih besar dari DKI Jakarta, butuh kemandirian untuk mengurus dirinya sendiri supaya lebih maju.

“Saya sebenarnya mengajak Ketua Komisi II Rambe Kamarul Zaman berkunjung kesini untuk membicarakan otonomi Kepulauan Seribu ini,” kata Fahri saat berdialog dengan para nelayan, warga, pelaku usaha perikanan, pelaku pariwisata dan mahasiswa, di pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (10/2).

Sangat disayangkan, sambung Fahri, kondisi Kepulauan Seribu saat ini hanya menjadi kamar belakang dari Pemprov DKI. Penduduk asli disini kehidupanya semakin hari makin sulit.

“Kepulauan Seribu sebetulnya penduduknya tidak terlalu banyak, perlu jaminan untuk rakyat seperti infrastruktur, bagaimana ketersediaan transportasi untuk mondar-mandir antar pulau lebih mudah dan cepat. Selain itu listrik bisa menyala 24 jam dan ketersediaan air bersih,” tekannya.

Belum lagi masalah pendidikan, lanjutnya, anak-anak di pulau ini umummnya setelah lulus SMA langsung bekerja, akhirnya belum ada putra daerah yang duduk di jajaran pemerintahan, karena aturannya harus memiliki pendidikan yang tinggi.

Untuk itu dia menekankan, pemerintah harus punya konsep, tanpa adanya konsep, bagaimana berbicara Indonesia secara umum. Papua, Ternate dan Tidore, serta Maluku, Lombok, Sumbawa, sementara di pulau yang terdekat dengan ibukota ini konsepnya belum jelas.

“Saya menirukan ucapan Pak Bupati, kami memang diberikan fasilitas, tapi kami tidak mengerti diberikan untuk apa, seperti kapal besar yang diberikan oleh pemerintah. Ketika saya tanya jarak Jakarta ke pulau Pramuka butuh waktu selama 9 jam, siapa yang mau naik, sebab sama saja ke Papua, terlalu lama,” tegas Fahri yang mengkritik bantuan pemerintah yang tidak memiliki konsep.

Sebelumnya seperti dilansir dari laman dpr.go.id, pimpinan DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini mengunjungi beberapa lokasi di Kepulauan Seribu, seperti rumah sakit, sekolah SD dan SMA, melihat kapal transit dan kapal rumah sakit serta mengunjungi Pulau Harapan dan Pulau Karya.

Tuliskan komentar Anda..