DPRD Jatim Dukung Langkah Banding Nenek Asyani

0

Beritajatim.com, Surabaya РDPRD Jatim mendukung langkah banding yang diambil nenek Asyani atas vonis hukuman percobaan 1 tahun 3 bulan yang dijatuhkan majelis hakim PN Situbondo.

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKS Irwan Setiawan di DPRD Jatim, Senin (27/4/2015) mengatakan, meskipun vonis nenek Asyani bersifat percobaan, tapi vonis itu tidak mencerminkan rasa keadilan masyarakat. Terlebih fakta persidangan tak ada satupun yang menguatkan dakwaan jaksa kalau perempuan lanjut usia itu benar mencuri kayu milik Perhutani.

“Saya mendukung langkah banding yang ditempuh nenek Asyani lewat penasehat hukum. Vonis ini menandakan penegakkan hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, meskipun pasca vonis itu nenek Asyani tak perlu menjalani tahanan, namun vonis bersalah itu menjadi stigma kalau yang bersangkutan adalah terpidana.

“Dan, itu beban berat yang harus disandang seumur hidup oleh warga Desa Jati Banteng itu. Hal itu menjadi aib terlebih bagi masyarakat desa yang masih menganut budaya timur,” tuturnya.

Ia menilai, seharusnya nenek Asyani bebas murni, bukan divonis percobaan plus denda Rp 500 juta subsider 1 hari tahanan. Sebab, kalau melihat vonis tersebut, hakim seperti gamang tapi tetap menutup mata terhadap fakta persidangan.

Irwan pun memaklumi langkah Supriono selaku penasehat hukum nenek Asyani yang akan melaporkan hakim ke Komisi Yudisial dan Majelis Kehormatan MA.

“Banyak yang menduga ada intervensi kekuasaan kepada hakim sehingga tidak menjatuhkan vonis bebas murni. Tapi saya tidak mau berprasangka. Biar bagaimanapun independensi hakim harus dihormati,” pungkasnya.

 

Berita Selengkapnya !

Tuliskan komentar Anda..