DPR Minta Pemerintah Perkuat Aspek “De Jure” dan “De Facto” Ambalat

0

BeritaSatu, Jakarta – Persoalan perairan Ambalat yang menjadi perbatasan Indonesia (Kalimantan) dan Malaysia bergolak lagi. Kapal Malaysia kedapatan melintasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). DPR menilai, perjuangan mempertahankan perairan Ambalat harus dilakukan secara de jure dan de facto.

“Kita pastikan dulu apa motif Malaysia melintasi wilayah Indonesia itu? Testing ataukah provokasi? Kalau memang motifnya testing, kita jangan mudah terpancing. Persoalan ini perlu ditangani bukan secara sporadis seolah pengalihan isu ketika kondisi dalam negeri mengalami kemerosotan ekonomi seperti sekarang,” ujar anggota Komisi I DPR Sukamta di Jakarta, Kamis (18/6).

Dikatakan, negara harus mempertahankan Ambalat secara menyeluruh, sistematis dan terstruktur, meliputi aspek de jure dan de facto. Indonesia harus memiliki bukti legal bahwa Ambalat telah diakui dunia internasional sebagai bagian wilayah Indonesia jika merujuk konvensi hukum laut PBB (United Nation Convention Law of Sea-UNCLOS) yang telah dituangkan dalam UU 17/1984.

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan bahwa Indonesia harus belajar dari kasus Sipadan dan Ligitan. Penyebab Sipadan dan Ligitan lepas dari NKRI karena kita kalah secara de facto dan de jure.

Penduduk Malaysia secara fakta ada yang tinggal di Sipadan-Ligitan. “Ini de facto,” kata dia.

Lalu Malaysia, melakukan kajian dan operasi intelijen terhadap aspek de jure Indonesia. Ternyata Indonesia tidak memiliki arsip yang kuat. “Maka beranilah Malaysia membawa kasus Sipadan-Ligitan ini ke Mahkamah Internasional karena mereka merasa kuat secara de jure dan de facto dari Indonesia,” pungkasnya.

Panglima TNI Moeldoko sebelumnya membenarkan adanya pesawat dan kapal Malaysia yang memasuki wilayah Ambalat, dari data dan informasi personel TNI yang melakukan pengawasan. Namun, pelanggaran terkait batas-batas wilayah tersebut akan diselesaikan melalui hubungan diplomatik kedua negara.

 

 

Berita Selengkapnya !

Tuliskan komentar Anda..