Almuzzamil Yusuf: Iman dan Taqwa Melahirkan Keadilan dan Kesejateraan

0

RMOL, Lampung – Di pantai Mutun, sebuah desa pesisir di wilayah Telukbetung, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, berlangsung seminar nasional Empat Pilar MPR lain dari biasanya.

Mengambil tempat di bibir pantai Mutun, seminar yang digelar di bawah tenda yang dibentangkan di halaman rumah milik Suwarna, tokoh masyarakat setempat, kemarin, itu berlangsung di tengah cuaca yang cukup cerah.

Seminar yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian MPR bekerjasama dengan Fraksi PKS di MPR ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Fraksi PKS MPR, Almuzzamil Yusuf. Tema seminar sengaja disesuaikan dengan peringatan hari besar Islam, yaitu: Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Almuzzamil yang memang berasal dari dapil Pewarawan yang kini mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Pesawaran menguraikan secara apik sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjdil Aqso. Almuzzamil yang masyarakat setempat dipanggil Bang Jamil ini menyebutkan, setiap kali melakukan perjalanan ke suatu tempat yang pertama-tama dibangun adalah masjid, bukan gedung-gedung mewah.

Maka, menurut Almuzzamil, Allah menyebutkan perjalanan Rasulullah ini adalah perjalanan paling mulia di muka bumi. “Dengan membangun masjid mendatangkan keberkahan dari Allah SAW, orang-orang baik, orang yang memiliki ilmu, iman, taqwa dan kecerdasan. Inilah yang mendatangkan kesejahteraan,” kata Almuzzamil.

Kepada 300 peserta seminar, para tokoh masyarakat yang datang dari lima kecamatan di Kabupaten Pesawaran, Almuzzamil menyatakan bahwa kesejahteraan dan keadilan adalah yang dihasilkan oleh perjuangan Rasulullah. Dan, kata kunci dari apa yang disebut kesejahteraan duniawi adalah Iman dan Taqwa.

Orang yang bertaqwa hidupnya akan diberi rezeki yang tak diduga-duga oleh Allah, bisa dari laut, bisa dari bisnis dan sebagainya. Taqwa pula, menurut Almuzzanil, akan melahirkan pemimpin yang adil.

“Semakin seseorang takut kepada Allah maka semakin takut mandzolimi rakyat, semaikin takut mencuri uang rakyat. Taqwa ini akan mendorong lahirnya pemimpin yang adil,” ujar Almuzzamil.

Jadi, kata Almuzzamil, bicara iman dan taqwa adalah bicara kepemimpinan yang adil dan masyarakat sejahtera.

 

 

Berita Selengkapnya !

Tuliskan komentar Anda..